Rabu, 17 September 2025

ringkasan bab 2 ipas kelas 5

IPAS Kelas 5 - Bab 2: Harmoni dalam Ekosistem

Konsep Utama: Ekosistem adalah tempat dimana makhluk hidup (biotik) dan benda tak hidup (abiotik) saling berinteraksi dan membentuk suatu hubungan yang saling memengaruhi untuk menciptakan keseimbangan.


A. KOMPONEN PENYUSUN EKOSISTEM

Ekosistem terdiri dari dua komponen utama:

1. Komponen Biotik (Makhluk Hidup)
Komponen biotik dibagi berdasarkan perannya dalam mendapatkan makanan:

  • Produsen: Makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Contoh: Tumbuhan hijau, fitoplankton, alga.

  • Konsumen: Makhluk hidup yang mendapatkan energi dengan memakan makhluk hidup lain.

    • Konsumen I (Herbivora): Pemakan tumbuhan. Contoh: Kelinci, kambing, ulat.

    • Konsumen II (Karnivora): Pemakan daging/hewan lain. Contoh: Harimau, elang, laba-laba.

    • Konsumen III (Omnivora): Pemakan tumbuhan dan hewan. Contoh: manusia, tikus, ayam.

  • Dekomposer (Pengurai): Makhluk hidup yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup (bangkai, daun gugur) menjadi zat hara yang dapat diserap oleh tumbuhan. Contoh: Bakteri dan jamur.

  • Detritivor (Permakan detritus): Pemakan serpihan organisme mati. Contoh: Cacing tanah, kutu kayu, rayap.

2. Komponen Abiotik (Benda Tak Hidup)
Komponen yang memengaruhi kehidupan makhluk hidup di suatu ekosistem.

  • Cahaya Matahari: Sumber energi utama bagi produsen untuk fotosintesis.

  • Air: Diperlukan oleh semua makhluk hidup untuk kelangsungan proses dalam tubuh.

  • Tanah: Tempat hidup bagi banyak organisme dan sumber mineral bagi tumbuhan.

  • Suhu: Memengaruhi proses metabolisme makhluk hidup.

  • Udara: Sumber oksigen (O₂) untuk pernapasan dan karbon dioksida (CO₂) untuk fotosintesis.


B. JENIS-JENIS EKOSISTEM

1. Ekosistem Alami: Terbentuk secara alami tanpa campur tangan manusia.

  • Contoh: Hutan, sungai, danau, laut, gurun, savana.

2. Ekosistem Buatan: Dibuat oleh manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

  • Contoh: Sawah, kolam ikan, kebun, akuarium.


C. HUBUNGAN ANTARMAKHLUK HIDUP (INTERAKSI)

Berbagai jenis interaksi terjadi dalam ekosistem untuk mempertahankan hidup:

  1. Simbiosis: Hubungan erat antara dua makhluk hidup yang berbeda jenis.

    • Mutualisme: Hubungan yang menguntungkan kedua pihak. Contoh: Kupu-kupu dan bunga (kupu-kupu mendapat nektar, bunga terbantu penyerbukannya), kerbau dan burung jalak.

    • Komensalisme: Hubungan yang menguntungkan satu pihak, pihak lain tidak dirugikan. Contoh: Anggrek dan pohon inangnya, ikan remora dan hiu.

    • Parasitisme: Hubungan yang menguntungkan satu pihak (parasit) dan merugikan pihak lain (inang). Contoh: Benalu dan pohon inang, kutu dan hewan/hewan.

  2. Rantai Makanan: Perpindahan energi makanan dari produsen ke konsumen secara berurutan.

    • Rumus Dasar: Produsen -> Konsumen I -> Konsumen II -> Konsumen III -> Pengurai

    • Contoh: Padi -> tikus -> ular -> elang -> pengurai

  3. Jaring-Jaring Makanan: Kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan. Ini menunjukkan bahwa satu organisme bisa menjadi sumber makanan bagi beberapa organisme lain, sehingga hubungan makanmemakan dalam ekosistem lebih kompleks.

  4. Piramida Makanan: Gambaran susunan jumlah dan energi pada suatu rantai makanan. Jumlah produsen (tingkat terbawah) selalu paling banyak, dan semakin ke puncak (konsumen tingkat tinggi) jumlahnya semakin sedikit.

  5. Kompetisi: Persaingan antar makhluk hidup untuk mendapatkan sumber daya yang terbatas, seperti makanan, air, cahaya, dan wilayah.


D. KESEIMBANGAN EKOSISTEM DAN PERUBAHANNYA

Ekosistem berada dalam keadaan seimbang jika jumlah antar komponennya relatif stabil. Keseimbangan ini dapat berubah karena:

  1. Peristiwa Alam: Letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, kebakaran hutan alami.

  2. Aktivitas Manusia: Aktivitas yang tidak bertanggung jawab dapat mengganggu keseimbangan.

    • Penebangan liar -> hilangnya habitat hewan, banjir, tanah longsor.

    • Pemburuan liar -> kepunahan spesies, rantai makanan terputus.

    • Pencemaran (polusi) -> pencemaran udara, air, dan tanah meracuni makhluk hidup.


E. USAHA PELESTARIAN EKOSISTEM

Kita harus menjaga harmoni dalam ekosistem dengan:

  • Melakukan reboisasi (penanaman hutan kembali).

  • Mendirikan cagar alam dan suaka margasatwa untuk melindungi hewan dan tumbuhan langka.

  • Mengurangi penggunaan plastik dan membuang sampah pada tempatnya.

  • Menggunakan bahan ramah lingkungan.

  • Tidak memburu hewan langka.


Kata Kunci Penting:

  • Ekosistem

  • Biotik & Abiotik

  • Produsen, Konsumen, Pengurai

  • Simbiosis (Mutualisme, Komensalisme, Parasitisme)

  • Rantai Makanan & Jaring-Jaring Makanan

  • Keseimbangan Ekosistem

  • Pelestarian

Semoga ringkasan ini bermanfaat! Selamat belajar